Laporan Kuliah

Dream Bussines

Profil Pribadi
Nama saya adalah Rizal Mahdi Kurniawan banyak orang memanggil saya dengan panggilan Rizal. Saya dilahirkan di Rembang Jawa Tengah pada tanggal 02 November 1990. Saya anak ketiga dari tiga bersaudara pasangan Lasiman Dwijo Sumarto dan Suci Iriani Hendrawati. Agama saya adalah agama Islam dan saya sah sebagai kewarganegaraan Indonesia. Saya memiliki sifat rasa ingin tahu yang tinggi dan saya sangat senang dengan hal-hal yang menantang. Saya juga mempunyai motto dalam menjalani kehidupan ini yaitu “Berusaha dan bekerja serta yakin dengan kemampuan kita”. Pada tahun 1996 saya memulai pendidikan di TK Magersari Rembang dan melanjutkan di Sekolah Dasar Negeri Magersari Rembang pada tahun 1997 sampai 2003. Pada tahun 2006 saya menyelesaikan pendidikan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Rembang. Saya melanjutkan Sekolah Menengah Pertama di SMA Negeri 1 Rembang dan Selesai pada tahun 2009 jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Pada tahun yang sama saya diterima di Institut Pertanian Bogor melalui jalur USMI (Undangan Seleksi Masuk IPB) pada Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Selama menempuh pendidikan banyak pengalaman yang saya dapatkan baik dari akademik maupun non akademik. Dari akademik prestasi yang saya raih adalah sebagai siswa nilai terbaik pada saat saya bangku Sekolah Dasar, meraih peringkat sepuluh besar di Sekolah Menengah Pertama maupun Sekolah Menengah Atas dan diterima sebagai Mahasiswa Institut Pertanian Bogor melalui jalur Undangan Seleksi Masuk IPB (USMI) atau yang sering kita dengan dengan PMDK. Selain dari akademik saya juga aktif dalam non akademik, banyak pengalaman organisasi yang pernah saya ikuti diantaranya sebagai pengurus pramuka SMA 1 Rembang, Pengurs OSIS SMA 1 Rembang, Pengurus Organisasi Mahasiswa Daerah (OMDA) Himpunan Keluarga Mahasiswa Rembang di Bogor (HKRB), pengurus Clubs Pecinta Tanaman Hias IPB (CTHBS), Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian IPB, dan Pengurus Himpunan Mahasiswa Agronomi dan Hortikultura Institut Pertanian Bogor. Selain dalam organisasi saya juga aktif dalam kepelatihan peningkatan akademik saya, diantaranya Pernah magang di tempat Pusat Kajian Buah Tropika (PKBT) dan peningkatan dasar karakter dan kepeminpinan dalam organisasi.

Dalam menunjang propesional dan tenggung jawab saya, saya juga aktif dalam kegiatan kepanitiaan di Institut Pertanian Bogor. Diantaranya Ketua divisi acara Agrosportment III,Ketua Divisi PDD Festival Tanaman Nasional XXXIII, panitia Open House 47, Agrosporment II, TPB Cup, Perkenalan Akbar Mahasiswa Agronomi dan Hortikultura 47.

Impian jangka pendek untuk 5 tahun mendatang:
Impian saya dalam jangka pendek ini adalah ingin berwirausaha dalam bidang kuliner, saya memilih usaha kuliner karena dikota-kota maju seperti Jakarta, Bogor, dan Bandung memiliki prospek yang sangat bagus dalam mengembangkan usaha kuliner. Berbeda dengan di daerah saya yang berada di kampung sangat susah untuk mengembangkan usaha kuliner. Dalam mengembangkan usaha kita sesuaiakan dengan perkembangan jaman yang ada. Persaingan di kota besar juga sangat perlu diperhatikan. Dengan kreasi baru maka kita akan dapat mengembangkan dan bersaing dengan para pengusaha kuliner lainnya.

Usaha kuliner yang saya inginkan adalah ingin membuat mie ayam yang bernama “Si Abang’’ dengan beraneka ragam rasa tanaman pangan maupun tanaman hortikultura misalnya, ubi jalar, ubi kayu, kedelai, apel, mangga, dan alpukat. Saya menggunakan nama si abang karena nantinya mie yang saya jual berwarna merah, ungu, kuning, dan putih. Pewarna saya dapatkan dari pewarna asli yang terkandung didalam buah tersebut. Saya memanfaatkan bahan tanaman pangan dan hortikultura karena saya ingin melihat masyarakat Indonesia tanggap dengan pertanian, kalau tanaman pertanian semuanya dapat dimanfaatkan menjadi modifikasi atau kreasi makanan. Banyak hal yang membuat saya yakin dengan usaha ini, dukungan dari teman-teman adalah modal utama dalam mengembangkan wirausaha.

Banyak kegagalan dalam mengembangkan wirausaha tapi dengan kemauan keras, yakin dengan kemampuan yang kita miliki maka kita pasti bisa sukses dalam menjalankan apa yang kita tarjetkan. Dalam membangun karakter wirausaha kita juga butuh banyak pengalaman dari beberapa tokoh yang dapat menginspirasi kita. Bob Sadino atau om Bob yang selalu menginspirasi saya untuk dapat lebih semangat dan yakin bahwa semua orang bukan hanya menunggu tapi mencari dan mengembangkan. Saya yakin dengan usaha Mie Ayam Si Abang akan dapat menguasai pasar nasional dan menjadi contoh para penjual mie ayam lainnya di Indonesia. Dan tujuan saya tercapai dalam memanfaatkan produk pertanian dalam negeri.

Impian saya dalam jangka panjang 10 tahun mendatang:
Impian saya dalam jangka panjang adalah berwirausaha bidang pangan, sayuran, peternakan, dan perikanan. Saya juga ingin memiliki tanah yang sangat luas kurang lebih 4 hektar. Lahan yang saya punya itu akan saya manfatkan sebagai lahan pertanian, perikanan, dan peternakan. Seiring perkembangan jaman lahan kita akan semakin berkurang apa lagi dengan lahan pertanian. Prospek usaha pertanian yang meliputi pertanian pangan, perikanan, dan peternakan sangat menjanjikan untuk masa depan. Banyak orang bilang bahwa usaha pertanian tidak ada abisnya. Masih terkait dengan usaha saya yang pertama yaitu usaha kuliner saya juga berkeinginan untuk mengembangkan jauh lebih besar. Dengan sumber bahan baku sendiri maka kita juga bisa memperbesar pasar.

Perikanan juga menjadi aspek penting dalam bidang wirausaha, pasalnya sudah banyak para wirausaha perikanan yang sukses dan menjadi milioner di nasional. Pasar untuk usaha pertanian juga tidak terlalu susah, hampir semua orang suka dengan makan-makanan yang mengandung banyak protein seperti ikan. Jadi masalah pasar tidak menjadi kendala dalam berwirausaha perikanan. Selain perikanan pertanian juga sangat bagus untuk menjadi bidang wira usaha, pertanian merupakan aspek yang sangat penting dalam berwirausaha, pasalnya hampir semua usaha kuliner berbahan dasar pertanian. Produk pertanian sudah menjadi kebutuhan pokok bagi manusia. Pertanian yang saya inginkan adalah budidaya tanaman sayuran, buah-buahan, dan tanaman pemanis seperti tebu. Saya memilih itu karena prospek komoditas tersebut sangat cocok ditanaman di daerah saya.

Selain perikanan dan pertanian saya juga ingin menggeluti bidang peternakan, yaitu budidaya sapi perah dan potong. Walau modal yang dibutuhkan angat besar tapi saya yakin dengan modal awal 3 sapi maka usaha saya akan menjadi sukses dan berhasil. Sapi perah sangat bernilai tinggi pasalnya sapi perah dapat memproduksi susu sapi yang mengandung protein tinggi yang berguna bagi tumbuh kembang manusia. Susu merupakan minuman yang sangat di butuhkan manusia untuk menjaga daya tahan tubuhnya. Sapi potong juga memiliki prospek yang sangat bagus bagi penyediaan daging nasional.

Tokoh wirausaha yang menjadi inspirator saya:
Tokoh wirausaha yang menjadi inspirator saya adalah Bapak Bob Sadino yang sering di panggil om Bob. Beliau lahir di Lampung, 9 Maret 1933, walau umur beliau sudah tua tapi semangat untuk mengembangkan ide gak pernah berhenti. Om Bob adalah seorang pengusaha asal Indonesia yang berbisnis di bidang pangan dan peternakan. Ia adalah pemilik dari jaringan usaha Kemfood dan Kemchick. Dalam banyak kesempatan, ia sering terlihat menggunakan kemeja lengan pendek dan celana pendek yang menjadi ciri khasnya.

Om Bob memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya karena ia memiliki tekad untuk bekerja secara mandiri. Pekerjaan pertama yang dilakoninya setelah keluar dari perusahaan adalah menyewakan mobil Mercedes yang ia miliki, ia sendiri yang menjadi sopirnya. Namun sayang, suatu ketika ia mendapatkan kecelakaan yang mengakibatkan mobilnya rusak parah. Karena tak punya uang untuk memperbaikinya, om Bob beralih pekerjaan menjadi tukang batu. Gajinya ketika itu hanya Rp.100. Ia pun sempat mengalami depresi akibat tekanan hidup yang dialaminya.

Suatu hari, seorang teman menyarankan om Bob memelihara dan berbisnis telur ayam negeri untuk melawan depresinya. Om Bob tertarik dan mulai mengembangkan usaha peternakan ayam. Ketika itu, di Indonesia, ayam kampung masih mendominasi pasar. Om Bob-lah yang pertama kali memperkenalkan ayam negeri beserta telurnya ke Indonesia. Bob menjual telur-telurnya dari pintu ke pintu. Ketika itu, telur ayam negeri belum populer di Indonesia sehingga barang dagangannya tersebut hanya dibeli oleh ekspatriat-ekspatriat yang tinggal di daerah Kemang, serta beberapa orang Indonesia yang pernah bekerja di luar negeri. Namun seiring berjalannya waktu, telur ayam negeri mulai dikenal sehingga bisnis Bob semakin berkembang. Om Bob kemudian melanjutkan usahanya dengan berjualan daging ayam. Selain memperkenalkan telur ayam negeri, ia juga merupakan orang pertama yang menggunakan perladangan sayur sistem hidroponik di Indonesia.

Om Bob juga memiliki sifat yang peduli yaitu peduli dengan pertanian, beliau memperluas areal lahannya untuk diatanamin sayur-sayuran yang berkelas internasional. Dengan tekat dan semangat beliau saya menjadi termotivasi dalam berwirausaha bidang pertanian. Dengan kemauan keras dan berkorban saya yakin saya akan sukses seperti beliau bahkan bisa mengalahkan kesuksessan beliau. Jadikan semua kegagalan adal pengalaman dan jangan pernah mengulang pengalaman yang kita anggap merugikan.

http://rizalm09.student.ipb.ac.id